Profil CHRISTINA ARYANI

Lahir di Jakarta tahun 1975 dari ayah Arief Soeratno dan Ibu Mutiara Lenny Panggabean, Christina adalah salah seorang politisi perempuan berprestasi Partai Golkar yang saat ini bertugas di Komisi I dan Badan Legislasi DPR RI. Di Partai Golkar, Christina juga diberi kepercayaan sebagai Ketua DPP Partai Golkar, Ketua Perwakilan Partai Golkar Luar Negeri, Hakim Mahkamah Partai dan Dewan Pengawas Golkar Institute.

Memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan hukum, saat ini Christina tengah menyelesaikan penelitiannya untuk memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Indonesia. Dikenal memiliki prestasi gemilang sejak mahasiswa, Christina menempuh pendidikan sarjana secara paralel untuk dua jurusan berbeda, manajemen bisnis di STIE Ipwija dan ilmu hukum di Unika Atma Jaya, keduanya sebagai lulusan terbaik. Prestasi yang sama kembali diukir Christina saat menempuh pendidikan magister hukum di Universitas Indonesia, dimana ia kembali lulus sebagai salah seorang dari tiga lulusan terbaik.

Sebelum terjun penuh di politik, Christina memiliki karir professional sebagai legal counsel, dosen fakultas hukum dan executive director di berbagai perusahaan swasta. Meniti awal karirnya sebagai production manager di Strategic Communication Laboratories (SCL Elections), lembaga konsultasi penelitian perilaku dan intervensi dengan kantor pusat di London, United Kingdom, Christina memutuskan bergabung dengan Partai Golkar di tahun 2006.

Ia juga terlibat sebagai professional researcher di Hukumonline, sebuah portal penyedia jasa layanan produk hukum terpercaya di Indonesia dan mendirikan Aryani Foundation pada tahun 2010 untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Oleh para koleganya, Christina dikenal sebagai sosok cerdas yang tekun, lugas, disiplin dan bertanggung jawab. Namanya menarik perhatian publik ketika berhasil terpilih sebagai Anggota DPR RI Periode 2019-2024 mewakili Daerah Pemilihan DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Luar Negeri). Dapil DKI Jakarta II dikenal sebagai dapil neraka dengan banyaknya politisi petahana tersohor yang maju sebagai caleg. Kemunculan Christina juga sempat menjadi perbincangan publik, ketika ia menjadi salah seorang advokat Tim Hukum Jokowi – Ma’aruf dalam sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Christina memiliki integritas yang dia pegang sungguh-sungguh, termasuk komitmen dan tanggung jawabnya pada tugas. Tidak banyak anggota DPR yang menyampaikan laporan kinerjanya setiap akhir masa sidang, Christina salah seorang politisi yang konsisten menyampaikan capaian dan apa yang telah dikerjakannya setiap akhir masa sidang dan masa reses DPR RI.

Namanya kembali menjadi perbincangan ketika DPR membahas Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS). Dia adalah salah seorang politisi perempuan DPR yang dijuluki Srikandi RUU TPKS karena kegigihannya mengawal pembahasan rancangan undang-undang yang penting bagi perempuan dan anak Indonesia ini. Termasuk ketika ia membahas secara aktif RUU Pelindungan Data Pribadi dan Revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dimana Christina vokal memperjuangkan bab khusus untuk melindungi anak Indonesia dari paparan konten pornografi dan perjudian.

Tidak hanya tekun di DPR RI, Christina juga aktif turun langsung di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi, distribusi bantuan program, sampai mengadvokasi langsung kasus-kasus pekerja migran dan diaspora Indonesia yang mengalami kesulitan di luar negeri.

Bagi Christina, politik harus dijalankan dengan ketulusan, integritas dan komitmen. Jalan politiknya adalah KERJA NYATA dengan empat fokus program, meliputi: penguatan peran perempuan dan pelindungan anak, peningkatan peran generasi muda, pelindungan pekerja migran Indonesia dan aspirasi diaspora Indonesia.

Christina Aryani meyakini, ditengah politik yang bagi sebagian orang dianggap ‘kotor dan licik’ sesungguhnya politik bisa dijalankan dengan cara-cara bermartabat yang memihak pada kepentingan umum dengan tuntunan nilai kejujuran, ketulusan dan keberpihakan pada kaum marginal.

Christina yang suka berkebun, membaca dan penyayang binatang ini memiliki motto: ‘Sebaik-baiknya Hidup, Harus Bermanfaat Bagi Orang Lain’.

Fokus Perjuangan

Penguatan Peran Perempuan dan Pelindungan Anak

Peningkatan Peran Generasi Muda

Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Aspirasi Diaspora Indonesia

Pendidikan

Universitas Indonesia (Kandidat Doktor Ilmu Hukum)

Universitas Indonesia (Magister Hukum – S2) (Tiga Lulusan Terbaik)

Unika Atma Jaya (Sarjana Hukum – S1) (Lulusan Terbaik)

STIE IPWIJA (Sarjana Ekonomi – S1) (Lulusan Terbaik)

SMA Tarakanita I, Jakarta

Riwayat Pekerjaan

  • Chief Administrative Officer, CCCC Indonesia (2016 – 2019)
  • Director, PT Hermawan Juniarto Sinergi Kapital (2016)
  • Chief Administrative Officer, PT Jakarta Monorail (2014 – 2016)
  • Director, PT Pemphigous Graha Dinata (2012-2014)
  • Dosen Fakultas Hukum, Unika Atma Jaya (2012 – 2014)
  • Legal Counsel, Ortus Holdings (2011 – 2012)
  • Senior Associate, Lasut Lay & Partners (2010)
  • Peneliti Profesional, HukumOnline (2009)
  • Creative Director, Aimia Handbags (2003 – 2010)
  • Production Manager, Strategic Communication Laboratories (1998 – 2003)

Jabatan Strategis

  • Ketua DPP Partai Golkar
  • Ketua Perwakilan Partai Golkar di Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura
  • Hakim Mahkamah Partai Golkar
  • Dewan Pengawasan Golkar Institute